Ninis beach bungalow (private villa) di Bulukumba

 



 Akhirnya, setelah beberapa bulan #dirumahaja. Kali ini aku melangkah ke kawasan atas daerah Makassar, tepatnya ke Kabupaten Bulukumba. Bulukumba pesonanya memang tidak pernah padam meski, bertahun-tahun hidup di Sulawesi Selatan ini baru kedua kalinya aku ke Tanah Laut biru ini lagi. Bermodalkan keberanian dan tentunya persiapan covid, karena kita perginya saat pandemi seperti ini, tapi sebelum berangkat alhamdulillah semuanya udah kita prepare, udah ngikutin serangkain test swab dan hasilnya negatif. Jadi, semisal teman-teman mau keluar kota atau liburan selama pandemi ini make sure kamu udah test dan jangan lupa bawa perintilan masker dan temen-temennya.

 

Btw, Perjalanan ke Bulukumba sendiri membutuhkan waktu sekitar 5-6 jam perjalanan dari Makassar, karena kita domisilinya di Makassar jadi mutusin untuk berangkat subuh biar hindarin banyaknya orang dan juga kendaraan yang sibuk lalu lalang karena untuk ke Bulukumba itu kita mesti lewatin beberapa kabupaten dulu yang hiruk pikuk kendaraannya juga bisa buat macet. Meski dalam perjalanan aku beberapa kali singgah ke indomaret/alfamart untuk beli snack, minuman, dan buang air kecil. Alhamdulillahnya alfamart/indomaret tergolong tidak susah untuk ditemukan dalam perjalanan kami kemarin jadinya perjalanan aman sentosa, perut pun bersahabat. 

 



 

"Ninis Beach Bungalow"


Selama pandemi pasti yang jiwa travellingnya udah meraung-raung trus penerangan domestik udah bisa, dan beberapa hoptelpun udah normal kembali, yang kita cari pertama dulu itu pasti kebersihannya, mengingat kondisi saat ini masih pandemi, tempatnya gimana, lingkungannya gimana, banyak spot foto atau tidak. Jangan khawatir dan menduga-duga, disini kalian bisa nikmatin sensasi menginap ala Bali rasa kearifan bugis. Ninis Beach Bungalow juga memanjakan mata pengunjung dengan pemandangan yang langsung menghadap kepantai, bertaburkan pasir putih halus, berselimutkan air yang berwarna biru dipayungi oleh awan putih yang tak malu-malu untuk muncul. Dengan sentuhan rumah kayu dikelilingi bebatuan dan tanaman hijau asri. Dengan hanya membayar mulai dari harga Rp. 750.000 per malam, kalian sudah bisa menghinap di Ninis beach bungalow.






 Berjarak sekitar 500meter dari pantai bira, rasa lelah dari makassar terbayarkan pas sampai ketempat ini. Di suguhkan dengan pemandangan yang asri berkonsep bangunan kayu yang menyatu dengan rindangnya pepohonan yang mengelilingi tempat ini. Fasad bangunan dengan beberapa anak tangga yang masih bebrbahan kayu, dan jendela kaca besar yang langsung menghadap ke laut. Ranjang ala kerajaan yang dijuntaikan kain putih, menambah romantisme ketika kalian datang dengan pasangan masin-masing. Karena berkonsep cottage dibibir pantai, bangunan ini tidak dilengkapi AC tapi pihak cottage tetap menyediakan kipas angin jika pengunjung yang terbiasa memakai AC kepanasan ada pengganti Kipas angin. Tak perlu khawatir ada bathroom atau tidak tentu ada, perkamar dilengkapi dengan bathroom dalam kamar .





Di sebelah kanan penginapan, ada cafe mini beach. Tempat sarapan para tamu, untuk breakfast sudah include dengan harga penginapan permalamnya jadi ketika pengunjung yang hendak makan malam atau makan siang bisa ke cafenya, ataupun jika ingin mencoba menu lain di luar cafe, kalian bisa jalan keluar dari penginapan belok kanan ada beberapa tempt lucu dan makanannya juga enak disekitar penginapan. Until rasa makanan dininis beach sediri, jujur aku pribadi suka dengan range harga start from Rp. 35.000 kalian bisa pesan makanan ataupun minuman. Plus dapat spot foto bagus, karena ada spot foto jadi aku foto dulu aja hitung-hitung nambah koleksi feed perinstagraman aku.






Pada bagian depan kamar dilengkapi dengan ayunan kain yang bisa kalian jadikan juga sebagai spot foto, dan untuk kamar depan bibir pagar pembatas ada tempat duduk santai yang lagi-lagi bisa kalian jadikan spot foto untuk keperluan media sosial seperti influencer pada umumnya atau untuk nambah koleksi foto ala-ala. Dengan konsep alam yang lucu, spot foto yang banyak dan pencahayaan yang bagus dari arah laut jangan sampai kalian lewatin moment untuk foto ditempat ini, aku sendiri minta foto terus nih haha






Tempat nyaman, kamar nyaman dengan perpaduan warna coklat dan putih. Terebih lagi ada ayunan yang buat tinggal disini tuh nyaman sekali, sayangnya tidak boleh lama liburan mengingat suami juga harus kerja. Setelah istirahat sejenak,aku penasaran dengan sekeliling tempat ini akhirnya aku memutuskan untuk kemudian jalan-jalan kepantai menghabiskan penghujung sore dengan menikmati sunset dari bibir pantai yang jaraknya dari kamar hanya dengan menuruni anak tangga kamar berjalan santai sebentar lalu keindahannya sudah bisa kita rasakan didepan mata.






Tidak puas dengan bermain air dipagi hari, sudais minta untuk bermain dilaut lagi keesokan harinya. Besok juga kita pulang, kenapa tidak nikmatin liburan kali ini aja ya kan? urusan masuk angin jadi belakangan. Sayangnya pagi itu hujan turun, memblok sunrise yang tak berhasil kami nikmati dari bibir pantai. Alhamdulillahnya tak berlangsung lama, sudais pun kembali bermain dilaut pagi itu meski waktu sudah menjukkan pukul 9;00 WITA urusan hitam pasca balik hal belakangan, yang penting kami enjoy kami happy untuk stay di ninis beach.







See you, semoga perjalanan kali ini bisa Kilian rasakan sema lewat tulisan ini yah. jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan dikolom komentar ^^

 

Nb : All photo taken by me and hubby, using Fujifilm XT-20 fujinon 14 f2.8mm


 

 



 







 

 

 

 

 

You Might Also Like

0 komentar