Selasa, 09 April 2019

FEMME 2019 | THE FUTURE OF CULTURE

April 09, 2019 24 Comments





     The Future Of Culture menjadi tema FEMME kali ini, dimana tema ini menjadi harapan dan cita-cita tersendiri bagi rona Mode di Makassar. Melihat Industri Fashion sudah banyak yang mengenal tentang kebudayaan kita, dimana para Artis Ibukota sudah akrab dengan berbagai kreasi baju Bodo misalnya ataupun corak dan warna dari kain Lagosi. Sebagai warga Makassar khususnya saya pun bangga FEMME hadir ditengah-tengah kita sebagai ajang perkenalan Budaya Bugis-Makassar bahkan Mandar-Toraja yang tenun nya pun sudah banyak dikenal oleh masyarakat lainnya.
FEMME sendiri hadir sebagai wadah para penikmat Fashion dan Budaya..
Fashion sendiri berasal dari bahasa inggris, yang artinya cara, kebiasaan, atau mode.
Polhemus dan Procter menunjukan bahwa "dalam masyarakat kontemporer barat, istilah fashion kerap digunakan sebagai sinonim dari istilah dandanan, gaya dan busana" (Malcolm Barnard, Fashion sebagai komunikasi). Namun pada dasarnya fashion adalah berfungsi sebagai penutup perlindungan, kesopanan dan daya tarik.

Meski semua busana atau dandanan akan menghadirkan gaya tertentu, tapi tak semua gaya akan menjadi fashion. Malcolm Barnard mengatakan bahwa, "ketika suatu gaya berlalu maka bisa dikatakan ketinggalan jaman atau tidak fashion lagi". Namun fashion tak dapat dipaksakan katika seseorang tidak sesuai dengan gaya tertentu. Seperti di OCD dalam film The Clique "and haute couture fashion is pure self expression, and perfection can not be imposed but is expected". Yang artinya "mode adalah adibusana dan murni pengekspresian diri dan kesempurnaan tidak dapat dipaksakan tapi diharapkan". Fashion merupakan salah satu bentuk gaya hidup yang dapat dicoba, dipertahankan, atau ditinggalkan.

Seseorang dapat mengirimkan pesan tentang dirinya melalui fashion atau pakaian yang dikenakannya. Pakaian adalah cara yang digunakan individu untuk membedakan dirinya sebagai individu dan menyatakan keunikannya. Fashion yang memadukan unsur estetika dan unsur kreatif juga bisa menentukan penampilan yang dapat menunjukkan status ekonomi dan mendefinisikan  peran sosial yang dimiliki seseorang.

contoh :





dalam pict diatas seorang penyanyi memakai atribut baju adat Makassar yakni Baju bodo beserta bandonya, corak sarung tenun lagosi menghiasi background nya.

FEMME 2019 ini disambut oleh budaya budaya khas Sulawesi Selatan tentunya, seperti tarian Cura Labba pada Opening Ceremony bahkan para tamu undangan pun memiliki dresscode "Etnik"





#BLOGGERMAKASSAR

berfoto bersama ibu Icha azlili selaku Chairwoman Femme

berfoto bersama mas Deden Siswanto
kami para Blogger pun tak ingin ketinggalan untuk acara Fashion Budaya seperti ini :P




Opening Ceremony kemarin banyak dihias oleh penampilan dari rancangan rancangan desainer desainer kebanggan Indonesia juga makassar tentunya dong, Ada kak Appi Sayuti yang memperkenalkan corak kain tenun khas Makassar yang indah dalam balutan tubuh Sang Model. berikut beberapa foto yang sempat saya abadikan melalui kamera saya :






Selain kak Appi Sayuti juga ada Dewi Sandra sang Artis kita yang kini telah memantapkan diri untuk berhijab, muncul dengan brand dan desainnya yang iya namakan DOA :



Pict by Iksan Colly


selanjutnya ada Mas Sikie Purnomo, dalam karya nya berupa gown malam :








samapi disini saya masih belum puas untuk terus mengabadikan para rancangan desainer desainer berbakat kita, tak ketinggalan pula ada salah satu desainer favorit saya yang menarik perhatian saya dari Opening yaitu karya dari Mas Deden Siswanto. Mas Deden Siswanto sendiri rancangan rancangan nya sudah dikenal diberbagai kalangan khususnya kalangan selebritis, tak hanya disitu kalian juga bisa lebih dekat dengan rancangan-rancangan beliau melalui instagram official nya yaitu : @dedensiswantoofficial








Disini saya tidak akan berbicara panjang lebar mengenai siapa saja yang hadir disana, karena saya akan mengarahkan para pembaca dan penikmat Fashion diseluruh tanah air untuk langsung ke Official Femme nya. Caranya gampang banget kaliab tinggal, Follow lalu scroll scroll akan nemu deh berbagai desain dan juga corak corak kain yang menarik.

     Harga uang masuk di Femme kali ini juga sebesar Rp. 15.000,00 / Orang Dewasa. Nah jika kalian bawa anak untuk usia tiga sampai 4 tahun gratis kok masuk, dan jika diatas empat tahun kamu hanya membayar kisaran 1/2 nya saja. selain acara fashion show, parade budaya, dan juga peragaan busana dari camat camat sekota Makassar. di Femme kali ini juga masih ada tenant tenant baju dan aksesoris yang bisa kalian beli tentunya limited edition karena biasanya sih banyak yang ga berasal dari Kota Makassar itu sendiri. kalau untuk makan dan minum ada ga ? ya ada dong, kalau udah capek capek keliling belanja ; laper dan haus? ke tenant Foodcourt aja nah disitu disediain berbagai macam jenis makanan dan minuman. silahkan memilih mana yang cocok dilidah kalian ya

Bicara tentang fashion, sebenarnya fashion tak hanya seputar busana atau pakaian saja. Dalam perkembangannya, fashion juga merambah ke bidang lain selain selain pakaian. Yaitu diantaranya aksesoris, gaya hidup, tatanan rias wajah dan rambut. Bahkan banyak film yang membahas atau menginspirasi tentang dunia fashion yang akan kita bahas dalam film-film yang menginspirasi dunia fashion. Khususnya Sulawesi Selatan mempunyai sumber daya budaya yang begitu banyak yang menjadikan Fashion di negeri ini semakin luas. Jagalah terus budaya kita, ada kita, dan tau dari mana asal kita. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang berbudaya dan kebudayaan itu sendiri tak lekang oleh waktu :)


see you in the Next Femme *insyaAllah










Follow Us @gadis_maharani